al-Walaa` wal-Baraa` as Revealed in Surat aal-'Imraan (2/2)

Category: What Must We Do Now? Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Peace accords with Zionists, American colonialism and crusade in the Gulf, sincere scholars tortured and kept behind bars, are only some of the serious contemporary violations of Allah's Code, Al-Wala'u wa Al-Bara', practised by those who are in our authority!! This is expectable when hypocrisy raises its voice and tries to disfigure the meaning of some Qur'anic Rulings to brain-wash the general Muslim masses. For Islam to triumph again, the Ummah must firstly interpret the Holy Qur'an the way that our righteous predecessors interpreted it: clearly, honestly and prophetically, fearing no one except Allah.

 

118. O you who believe! Take not as (your) Bitanah (advisers, consultants, protectors, helpers, friends, etc.) those outside your religion (pagans, Jews, Christians, and hypocrites) since they will not fail to do their best to corrupt you. They desire to harm you severely. Hatred has already appeared from their mouths, but what their breasts conceal is far worse. Indeed We have made plain to you the Ayaat (proofs, evidences, verses) if you understand.

 

119. Lo! you are the ones who love them but they love you not, and you believe in all the Scriptures [ie. you believe in the Taurat (Torah) and the Injeel (Gospel), while they disbelieve in your Book, the Qur'an]. And when they meet you, they say, "We believe". But when they are alone, they bite the tips of their fingers at you in rage. Say: "Perish in your rage. Certainly, Allah knows what is in the breasts (all the secrets )."

 

 

120. If a good befalls you, it grieves them, but if some evil overtakes you, they rejoice at it. But if you remain patient and become Al-Muttaqun (the pious and righteous persons), not the least harm will their cunning do to you. Surely, Allah surrounds all that they do.

Read more: al-Walaa` wal-Baraa` as Revealed in Surat aal-'Imraan (2/2)

Hidup Di Era Menjelang Hadirnya Puncak Fitnah

Category: What Must We Do Now? Published: Friday, 14 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Hidup di dunia merupakan sebuah perjalanan panjang menghadapi ujian dari waktu ke waktu. Setiap orang yang mengaku beriman pasti diuji Allah dalam hidupnya. Jika seseorang tidak mau diuji caranya mudah. Tinggalkan saja pengakuan diri sebagai seorang beriman. Selesai, dia tidak bakal diuji lagi oleh Allah. Sehingga syaithan-pun tertawa, dan itu berarti pekerjaan syaithan sudah selesai terhadap orang itu karena ia lebih memilihkekafiransebagai jalan hidup daripadakeimanan. Namun bagi seorang yang mengaku beriman, maka mustahil ia dapat menghindari ujian dalam hidupnya. Sebab Allah memang sengaja menghadapkannya kepada ujian hidup agar tersingkap siapa sesungguhnya dirinya. Apakah ia seorang yangjujurdalam pengakuan keimanannya? Ataukah ia sekedarlip servicealiasdustayakni manis di mulut namun faktanya berperilaku, bersikap, berfikir layaknya seorang yang tidak beriman.

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا

آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ

وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ

فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا

وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (QS Al-Ankabut 2-3)

Read more: Hidup Di Era Menjelang Hadirnya Puncak Fitnah

Khutbah Ied Ihsan Tandjung 1432 H

Category: What Must We Do Now? Published: Sunday, 16 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

 MEMELIHARA IMAN DAN

TAUHID DI AKHIR ZAMAN

 

Muhammad Ihsan Tandjung

Masjid Al-Muhajirin - Pondok Mekarsari Permai - Cimanggis-Depok

01 Syawwal 1432 H / Agustus 2011

 

الله أكبر الله أكبر الله أكبر و لله الحمد

الله أكبر كبيرا و الحمد لله كثيرا و سبحان الله بكرة و أصيلا

لآإله إلا الله و لا نعبد إلا إياه مخلصين له الدين ولو كره الكافرون

لآإله إلا الله وحده صدق وعده و نصر عبده و أعز جنده و هزم الأحزاب وحده

لآإله إلا اللهالله أكبرالله أكبر و لله الحمد

الحمد لله الذي ألف بين قلوبنا فأصبحنا بنعمته إخوانا

الحمد لله الذي أرسل رسوله بالهدى و دين الحق ليظهره على الدين كله

ولو كره المشركون

أشهد أن لآإله إلا الله و أشهد أن محمدا رسول الله

اللهم صلي على محمد و على آله و أصحابه و أنصاره و جنوده

و من تبعهم بإحسان إلى يوم الدين

فقال الله تعالى في كتابه الكريم:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ

وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ ﴿١٨﴾

 

الله أكبر الله أكبر الله أكبر و لله الحمد

Read more: Khutbah Ied Ihsan Tandjung 1432 H

Tahlil Seratus Kali Sehari

Category: What Must We Do Now? Published: Sunday, 16 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Islam memang luar biasa. Bayangkan, hanya dengan membaca suatu lafal wirid tahlil tertentu sebanyak seratus kali setiap hari, maka Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam menjanjikan setidaknya empat manfaat. Kalimat tersebut berbunyi sebagai berikut:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ

وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Tidak ada ilah selain Allah semata. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segenap kerajaan dan miliknya segenap puji-pujian. Dan Dia atas segala sesuatu Maha Berkuasa.”

Dalam sebuah hadits beliau menjanjikan empat manfaat yang bakal didapat si muslim sepanjang hari di mana ia membaca lafal tersebut sebanyak seratus kali.

Read more: Tahlil Seratus Kali Sehari

Mengenal Gold Dinar Quadrant

Category: What Must We Do Now? Published: Monday, 17 September 2012 Written by Muhaimin Iqbal (geraidinar.com)

Praktis sudah dua tahun sejak saya mulai terlibat dalam kajian Dinar dan kemudian memperkenalkannya ke masyarakat. Sejak saya mulai membelinya dua tahun lalu pada harga Rp 700 ribu-an; harga Dinar akhir pekan ini ditutup sedikit diatas Rp 1.4 juta-an atau dua kali lipat.

Harga Dinar yang sekarang Rp 1.4 jutaan memang rekor baru untuk harga Dinar dalam Rupiah.  Penyebab utamanya ada dua; yang pertama adalah melemahnya Rupiah dan yang kedua dalam nilai US$ emas dunia memang mulai naik kembali.

Rupiah bahkan sempat melampaui harga Rp 13,000 pada perdagangan hari Jum’at sebelum akhirnya ditutup pada nilai Rp 12,600,-.  Dalam US$ harga emas internasional kembali ke angka US$ 800–an/oz setelah kurang lebih sebulan berada pada angka US$ 700 – an/oz.

quadrantUntuk membantu memahami pengaruh naik turunnya US$ dan Rupiah terhadap harga emas di pasaran lokal yang berarti juga harga Dinar yang kita jual; saya menggunakan alat sederhana yang saya sebut sebagai Gold Dinar Quadrant seperti pada illustrasi disamping.

Quadrant pertama akan terjadi apabila Rupiah dan US$ menguat secara bersama-sama; maka harga emas lokal dan Dinar akan turun. Quadrant pertama ini kecil kemungkinannya terjadi karena perilaku Rupiah selama ini cenderung melemah ketika US$ menguat.

 

Read more: Mengenal Gold Dinar Quadrant

Shop