Bersih Hati DenganAl-Qur'an

Category: What Must We Do Now? Published: Friday, 14 September 2012 Written by Imam S

-Bersih Hati Dengan Al-Qur'an-

Oleh: Imam S.

Pada zaman tabi'in banyak hal-hal luar biasa terjadi, dan banyak diantaranya mengandung hikmah yg luar biasa pula. Seperti sebuah kisah tentang seorang kakek dan cucunya yg hidup di tengah hutan. Setiap hari sang kakek dan cucunya hidup dari bertani dan berburu di hutan tersebut. Dan sepulangnya mereka ke pondok tempat mereka tinggal, sang kakek dan cucunya akan segera menunaikan sholat dan membaca Al-Qur'an bersama-sama. Karena penasaran dengan apa yg mereka baca setiap hari, sang cucu seringkali bertanya tentang arti sesuatu dari tiap sesi mereka membaca. Dan sang kakek selalu dengan sabar menjawab. Walaupun kadang sang kakek pun hanya bisa menjawab, "kakek belum faham tentang hal itu nak, nanti kakek coba cari tahu terlebih dahulu ya.." Sang cucu pun merasa kecewa setiap sang kakek menjawab seperti itu. Namun mereka melakukan rutinitas membaca Al-Qur'an ini setiap hari tanpa tertinggal.

Read more: Bersih Hati DenganAl-Qur'an

Mengenal Gold Dinar Quadrant

Category: What Must We Do Now? Published: Monday, 17 September 2012 Written by Muhaimin Iqbal (geraidinar.com)

Praktis sudah dua tahun sejak saya mulai terlibat dalam kajian Dinar dan kemudian memperkenalkannya ke masyarakat. Sejak saya mulai membelinya dua tahun lalu pada harga Rp 700 ribu-an; harga Dinar akhir pekan ini ditutup sedikit diatas Rp 1.4 juta-an atau dua kali lipat.

Harga Dinar yang sekarang Rp 1.4 jutaan memang rekor baru untuk harga Dinar dalam Rupiah.  Penyebab utamanya ada dua; yang pertama adalah melemahnya Rupiah dan yang kedua dalam nilai US$ emas dunia memang mulai naik kembali.

Rupiah bahkan sempat melampaui harga Rp 13,000 pada perdagangan hari Jum’at sebelum akhirnya ditutup pada nilai Rp 12,600,-.  Dalam US$ harga emas internasional kembali ke angka US$ 800–an/oz setelah kurang lebih sebulan berada pada angka US$ 700 – an/oz.

quadrantUntuk membantu memahami pengaruh naik turunnya US$ dan Rupiah terhadap harga emas di pasaran lokal yang berarti juga harga Dinar yang kita jual; saya menggunakan alat sederhana yang saya sebut sebagai Gold Dinar Quadrant seperti pada illustrasi disamping.

Quadrant pertama akan terjadi apabila Rupiah dan US$ menguat secara bersama-sama; maka harga emas lokal dan Dinar akan turun. Quadrant pertama ini kecil kemungkinannya terjadi karena perilaku Rupiah selama ini cenderung melemah ketika US$ menguat.

 

Read more: Mengenal Gold Dinar Quadrant

Kiamat Kecil Kiamat Besar

Category: What Must We Do Now? Published: Friday, 14 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Rasulullah Muhammad shollallahu ’alaih wa sallamm engkondisikan ummatnya untuk menghayati betapa Hari Kiamat telah dekat. Sehingga dalam suatu khutbah beliau digambarkan ibarat seorang komandan perang yang memperingatkan pasukannya agar selalu dalam keadaan full alert alias waspada siaga satu. Pengkondisian ini membuahkan hasil nyata. Di antaranya pernah diriwayatkan ada seorang sahabat keluar rumahnya pada suatu hari lalu melihat ke arah ufuk dan mendapati di kejauhan terlihat ada asap. Beliau segera bergegas mengetuk rumah-rumah para sahabat lainnya seraya berteriak lantang:

 

الدخان الدخان

“Asap… Asap…!"

Read more: Kiamat Kecil Kiamat Besar

Tahlil Seratus Kali Sehari

Category: What Must We Do Now? Published: Sunday, 16 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Islam memang luar biasa. Bayangkan, hanya dengan membaca suatu lafal wirid tahlil tertentu sebanyak seratus kali setiap hari, maka Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam menjanjikan setidaknya empat manfaat. Kalimat tersebut berbunyi sebagai berikut:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ

وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Tidak ada ilah selain Allah semata. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segenap kerajaan dan miliknya segenap puji-pujian. Dan Dia atas segala sesuatu Maha Berkuasa.”

Dalam sebuah hadits beliau menjanjikan empat manfaat yang bakal didapat si muslim sepanjang hari di mana ia membaca lafal tersebut sebanyak seratus kali.

Read more: Tahlil Seratus Kali Sehari

Lisan Terjaga Kebatilan Sirna

Category: What Must We Do Now? Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Admin

Oleh Yusuf Assidiq

Lidahmu adalah harimaumu, begitu kata pepatah. Ini mengandung makna betapa besar dampak dari setiap ucapan yang terlontar. Tak sedikit orang yang terjerumus ke jurang masalah karena mengatakan sesuatu yang tidak pada tempatnya. Dalam kaitan ini, agama Islam telah memberikan rambu-rambu. 

Pada dasarnya, ucapan maupun perkataan merupakan cerminan jiwa. Maka itu, Nabi Muhammad SAW berpesan pilihlah kata-kata yang baik. Dalam hal ini, beliau merupakan teladan terbaik. Setiap saat, Rasulullah senantiasa menggunakan kata yang baik dan halus untuk umatnya. 

Sebaliknya, beliau menjauhkan kata-kata yang jelek, kasar, dan keji. Bahkan, Rasulullah sangat membenci jika ada kalimat yang digunakan tidak pada tempatnya yang sesuai. Misalnya, ada kalimat yang baik dan bermakna mulia namun diucapkan kepada orang atau sesuatu yang sebenarnya tidak berhak menyandang kalimat itu.

Read more: Lisan Terjaga Kebatilan Sirna