Keadilan Bagi Seorang Yahudi

Category: Khazanah Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Imam S.

 

بِسمِ اَللهِ اَلرَّ حْمٰنِ اَلرَّ حِيمِ

 

Oleh: Imam S.

 

Keadilan, kata yang mungkin tidak asing lagi di telinga kita semua. Namun pernahkah kita memikirkan arti yang sebenarnya dari kata tersebut? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata ini berarti mengacu kepada kata dasarnya, yaitu “Adil” yang artinya, Tidak Berat Sebelah, Tidak Sewenang-wenang, Berpihak Kepada Yang Benar, atau Berpihak pada kebenaran. Jika benar adil memiliki segala arti tersebut, maka pantaslah bahwa kata ini menjadi kata yang sangat penting. Di dalam Al-Qur’an Allah menyebut kata ini berulang-ulang. Contoh dalam surat Al-Ma'idah 8 :

Read more: Keadilan Bagi Seorang Yahudi

[Berita] Penemuan yang Disembunyikan: Buah Sirsak Ampuh Obati Kanker

Category: Khazanah Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Admin


img

Jakarta, Bertahun-tahun orang tidak menyadari ekstrak pohon sirsak ampuh untuk mengobati kanker. Penemuan yang dilakukan sejak tahun 1976 sengaja disimpan oleh perusahaan farmasi agar bisa mematenkan sintesisnya, tapi hingga kini versi sintesisnya belum bisa dibuat.

Selama ini pengobatan kanker dinilai mahal dan bisa menimbulkan efek samping. Tapi sebuah hasil penelitian mengejutkan terkuak sejak tahun 1976 bahwa ekstrak pohon sirsak lebih ampuh untuk mengobati kanker.

Sirsak merupakan buah tropis yang memiliki nama berbeda-beda. Di Spanyol dikenal dengan nama guanabana, di portugal disebut graviola, di Brazil disebut paw paw, orang China menyebutnya Ang Mo Lau Leen, di Malaysia disebut durian belanda dan di India disebut Aathakka pazham.

Read more: [Berita] Penemuan yang Disembunyikan: Buah Sirsak Ampuh Obati Kanker

ABDURRAHMAN BIN AUF (Sahabat Bertangan Emas)

Category: Khazanah Published: Friday, 14 September 2012 Written by Imam S

Abdurrahman bin Auf adalah seorang sahabat Nabi yang termasuk generasi awal yang masuk Islam. Ia juga salah seorang sahabat dari 10 sahabatyang dijamin Syurga olehAllah swt. Seperti dalam Hadist Rasulullah saw :

قَالَرَسُولُاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَأَبُوبَكْرٍفِيالْجَنَّةِوَعُمَرُفِيالْجَنَّةِوَعُثْمَانُفِيالْجَنَّةِوَعَلِيٌّفِيالْجَنَّةِوَطَلْحَةُفِيالْجَنَّةِوَالزُّبَيْرُفِيالْجَنَّةِوَعَبْدُالرَّحْمَنِبْنُعَوْفٍفِيالْجَنَّةِوَسَعْدٌفِيالْجَنَّةِوَسَعِيدٌفِيالْجَنَّةِوَأَبُوعُبَيْدَةَبْنُالْجَرَّاحِفِيالْجَنَّةِ

(TIRMIDZI - 3680) : Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Abu Bakar masuk surga, Umar masuk surga, Utsman masuk surga, Ali masuk surga, Thalhah masuk surga, Zubeir masuk surga, Abdurrahman bin 'Auf masuk surga, Sa'ad masuk surga, Sa'id masuk surga dan Abu Ubaidah bin Jarah masuk surga."

Read more: ABDURRAHMAN BIN AUF (Sahabat Bertangan Emas)

Syahidah Pertama Dalam Islam (Profil Shahabiyat)

Category: Khazanah Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Imam S.

 

 

بِسمِ اَللهِ اَلرَّ حْمٰنِ اَلرَّ حِيمِ

 

Sumayyah

~Syahidah Pertama Dalam Islam~

 

Sebelum Nabi Muhammad saw lahir, tersebutlah seseorang dengan nama Yasir bin Amir. Ia adalah seorang musafir yang datang jauh dari negeri Yaman dan menetap di kota Makkah. Kota Makkah yang saat itu adalah kota yang sangat sering didatangi oleh pedagang dan pengunjung yang ingin beribadah ke Ka’bah, merupakan kota yang sangat ramai dan makmur.

Yasir menetap di Makkah beberapa lama sambil menjalin persahabatan dengan Abu Hudzaifah bin Mughirah, seorang saudagar Makkah yang cukup kaya. Seiring berjalannya waktu, Abu Hudzaifah sangat mempercayai Yasir, sehingga ia mengizinkan Yasir untuk menikahi salah seorang budak perempuan yang dimilikinya yang bernama Sumayyah, dengan mahar yang sangat murah.

Kehidupan yang dijalani oleh Sumayyah dan suaminya dipenuhi dengan kesederhanaan yang disertai dengan cinta kasih. Beberapa tahun kemudian, lahirlah Ammar bin Yasir. Abu Hudzaifah yang saat itu masih merupakan majikan Sumayyah mengahadiahi pasangan suami-istri itu dengan hadiah yang luar biasa, yaitu kemerdekaan Sumayyah. Maka sempurnalah kebahagiaan keluarga itu.

Read more: Syahidah Pertama Dalam Islam (Profil Shahabiyat)

Kilas Siroh_Perjalanan Hijrah Nabi Muhammad saw

Category: Khazanah Published: Friday, 14 September 2012 Written by Imam S

PERJALANAN HIJRAH NABI MUHAMMAD SAW

Oleh: Imam S.

Setelah mengalami tahun kesedihan, Rasulullah diperintah Allah untuk Hijrah menuju Madinah. Malam itu Rasulullah saw didatangi oleh malaikat Jibril as yang menyampaikan, “Wahai Rasulullah! Janganlah engkau tidur malam ini di atas tempat tidur engkau yang engkau telah biasa tidur diatasnya. Sesungguhnya Allah menyuruh engkau supaya berangkat hijrah ke Madinah.” Diyatakan pula oleh Jibril as bahwa untuk kawan seperjalanannya ialah sahabatnya Abu bakar Ash-Shiddiq ra.

(Sumber :Kelengkapan Tarikh NABI MUHAMMAD saw Jilid 1 K.H. Moenawar Chalil)

Sementara itu, para pemuka Quraisy sudah berniat akan membunuh beliau. Mereka telah mempersiapkan dua belas pemuda pilihan mereka dari tiap-tiap suku untuk membunuh Nabi saw. Ketika ke-duabelas pemuda sudah siap menunggu Beliau di depan pintu rumahnya, di dalam Rasulullah bersabda kepada keponakannya Ali bin Abi Thalib, ” Berbaringlah di tempat tidurku, dan gunakanlah selimut yang biasa kugunakan, Demi Allah, kau akan aman dari mereka.” maka Ali pun berbaring di tempat tidur Beliau. Kemudian Rasulullah keluar dari rumahnya dan mengambil segenggam pasir kemudian meniupnya ke arah udara. Lalu ia mengambil segenggam lagi dan menaburkannya di kepala para pemuda tersebut. Dengan kekuasaan Allah, para pemuda tersebut tidak dapat melihat beliau. Seperti yang Allah Ceritrakan dalam firmanNya Surat Yaasin Ayat 9

Read more: Kilas Siroh_Perjalanan Hijrah Nabi Muhammad saw

Shop