ABDURRAHMAN BIN AUF (Sahabat Bertangan Emas)

Category: Khazanah Published: Friday, 14 September 2012

Abdurrahman bin Auf adalah seorang sahabat Nabi yang termasuk generasi awal yang masuk Islam. Ia juga salah seorang sahabat dari 10 sahabatyang dijamin Syurga olehAllah swt. Seperti dalam Hadist Rasulullah saw :

قَالَرَسُولُاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَأَبُوبَكْرٍفِيالْجَنَّةِوَعُمَرُفِيالْجَنَّةِوَعُثْمَانُفِيالْجَنَّةِوَعَلِيٌّفِيالْجَنَّةِوَطَلْحَةُفِيالْجَنَّةِوَالزُّبَيْرُفِيالْجَنَّةِوَعَبْدُالرَّحْمَنِبْنُعَوْفٍفِيالْجَنَّةِوَسَعْدٌفِيالْجَنَّةِوَسَعِيدٌفِيالْجَنَّةِوَأَبُوعُبَيْدَةَبْنُالْجَرَّاحِفِيالْجَنَّةِ

(TIRMIDZI - 3680) : Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Abu Bakar masuk surga, Umar masuk surga, Utsman masuk surga, Ali masuk surga, Thalhah masuk surga, Zubeir masuk surga, Abdurrahman bin 'Auf masuk surga, Sa'ad masuk surga, Sa'id masuk surga dan Abu Ubaidah bin Jarah masuk surga."

Ia juga salah seorang sahabat yang sangat sukses dalam berdagang. Dengan kelebihannya itulah ia menjadi sahabat yang sangat dermawan. Sampai-sampai para sahabat biasa menyebutnya dengan julukan sahabat bertangan emas. Beliau adaah sahabat yang pernah secara khusus didoakan oleh Rasulullah saw agar diberkahi hartanya. Ia juga salah seoarang sahabat yang pernah mengimami Rasulullah saw.

Ketika Rasulullah saw menerima wahyu surat Al-Baqarah ayat 195 yang berbunyi :

وَأَنفِقُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَلاَ تُلْقُواْ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوَاْ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (Al-Baqarah : 195)

Abdurrahman mencucurkan air matanya dan segera berlari pulang kerumahnya dan segera mengambil hartanya dan menyerahannya pada Rasulullah. Saat itu ia menyerahkan sekitar 10.000 Dinar emas(dengan Kurs sekarang nilainya berkisar, ±16 Miliar Rupiah) pada Rasulullah saw gar digunakan untuk berjihad di jalan Allah. Rasulullah kemudian bersabda, “ Sungguh mulia hatimu hai Abdurrahman, Ya Allah berkahilah hartanya dan perdagangannya.”

Sepeninggal Rasulullah saw. ia adalah sahabat yang bertugas menjaga dan merawat istri-istri Nabi. Perdagangannya amat sukses, sehingga pernah suatu ketika ia dan kafilah dagangnya datang berbondong-bondong memasuki kota Madinah dengan suara yang amat bergemuruh, ia dan ratusan ekor unta yang dipenuhi dengan barang-barang hasil perdagangannya. Istri nabi saw, Aisyah ra, berkata “siapakah yang datang itu?” seorang shahabiyat menjawab, “itu adalah kafilah dagang Abdurrahman wahai ibunda Aisyah.” Ia berkata lagi, “sungguh beruntunglah Abdurrahman, aku pernah mendengar bahwa Rasulullah saw pernah bersabda, ‘sesungguhnya Abdurrahman dapat memasuki surga dengan merangkak jika ia inginkan, dikarenakan dekatnya jarak surga dengannya,’ “. Maka disampaikanlah berita ini kepada Abdurrahman. Dengan bersegera Abdurrahman menemui Aisyah ra. Abdurrahman bertanya “Wahai Ibunda, benarkah kau mendengar bahwasanya Nabi pernah bersabda ‘begini dan begini’ ?” Aisyah menjawab “Benar wahai Abdurrahman. Aku mendengarnya sendiri dengan kedua telingaku ini” ia menjawab “Sungguh Ibunda, aku akan berjalan untuk memasuki surga itu, jika aku mampu melakukannya.” Kemudian ia memerintahkan anak buahnya agar segera menurunkan barang bawaan hasil perdagangannya di depan masjid Nabawi,kemudiania berkata “Sungguh ini semua adalah karunia Allah dari hasil perdaganganku, dan aku infakkan ini semua dijalan Allah.” Maka kesemua barang perdagangan itu diinfakkannya kepada baitul mal agar dibagikan kepada seluruh rakyat Madinah yang pada saat itu sedang dilanda paceklik.

Sungguh mulia hati beliau dan sungguh dermawan beliau. Masihkah kita dapat menemukan orang dengan hati semulia beliau di zaman sekarang ini? Sungguh jika ada Allah pasti akan memberikan balasannya yang terbaik. Marilah saudarakusekalian, kita berlomba-lomba menjadi penerus sahabat bertangan emas tersebut, dengan menjadi orang yang ringan bershodaqoh dan gemar berinfaq di jalan Allah swt.

Shop