Islam Bukan Jahiliyah - Jahiliyah Bukan Islam

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Sunday, 16 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Asy-Syahid (insyaAllah) Sayyid Qutb rahimahullah menulis:

“Jadi Islam tidak berkepentingan untuk bermain-mata dan berdamai dengan berbagai pandangan jahiliyah yang ada di muka bumi ini. Tidak juga untuk berdamai-damai dengan situasi jahiliyah yang dibela di mana pun. Tidak dulu, tidak kini, dan juga di masa yang akan datang. Jahiliyah adalah jahiliyah. Jahiliyah merupakan penyimpangan dari prinsip penghambaan kepada Allah semata. Jahiliyah merupakan penyelewengan dari sosok kehidupan Ilahiah, dimana aturan, hukum, undang-undang, adat tradisi, nilai-nilai, standar nilai semuanya diambil dari sumber selain ajaran Allah. Sebaliknya Islam adalah Islam, dan fungsinya ialah mengeluarkan manusia dari kejahiliyahan kepada keislaman.” (Petunjuk Jalan - hlm 188 – Penerbit Media Da’wah)

Paragraf di atas menegaskan pandangan jernih dan kokoh dari seorang Sayyid Qutb. Dan pandangannya inilah yang telah menyebabkan buku Ma’aalim Fit-Thariq (Petunjuk Jalan) menjadi sangat istimewa. Sebuah pandangan yang senantiasa menjadikan urusan aqidah sebagai barometer utama dalam menilai realitas. Pandangan yang menyibukkan diri dalam urusan fundamental kehidupan manusia, bukan urusan cabang dan ranting. Pandangan yang selaras dengan tugas dan fungsi diutusnya para Nabi dan Rasul Allah sepanjang zaman. Sebab mustahil Allah سبحانهوتعالى mengirim Nabi dan Rasul kecuali untuk menyampaikan pesan fundamental bagi kemaslahatan manusia. Para Nabi dan Rasul Allah memiliki pesan abadi yang seragam dari zaman ke zaman dari negeri ke negeri. Itulah pesan mengenai keharusan manusia menghambakan diri kepada Allah semata dan menjauhi para thaghut.

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu".(QS An-Nahl 36)

Tidaklah dikatakan sah tauhid seorang yang mengaku muslim bilamana ia menghambakan dirinya kepada Allah namun enggan menjauhi bahkan mengingkari thaghut. Sebab bila seorang muslim masih mendekati apalagi beriman kepada thaghut berarti ia masih rela dengan realitas jahiliyah yang ada di sekitar dirinya. Sedangkan seorang muwahhid (ahli tauhid) sejati hanya menghendaki tegaknya sebuah sistem yang selaras dengan iman-tauhidnya. Itulah sistem Islam yang bersih dari kotoran-kotoran jahiliyah. Sebab Islam bukan jahiliyah dan jahiliyah bukan Islam. Untuk itulah Sayyid Qutb selanjutnya menulis:

Read more: Islam Bukan Jahiliyah - Jahiliyah Bukan Islam

Hidup Susah Di Akhir Zaman

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Friday, 14 September 2012 Written by Admin

Susah?

Iya susah. Jujur saja.

Hidup di masa sekarang terasa susahnya. Bagi yang tak mau mengakui susah, mungkin saja memang tak merasa susah; atau tak mengalami susah.

Susah bagi orang yang berusaha konsisten dengan nilai-nilai agamanya. Apakah dia muslim, kristen atau yahudi.

Orang Yahudi sedemikian merasa susahnya hidup sampai-sampai merasa perlu selalu mengingat-ingat terus menerus ”tragedi etnik Yahudi” di Perang Dunia Kedua. Museum peringatannya dibangun diberbagai negeri bahkan lintas benua. Dalam museum tersebut dipamerkanlah ”kesengsaraan” mereka di masa itu, konon. If you believe it.

Read more: Hidup Susah Di Akhir Zaman

Menolak Hukum Allah Dan Mengabaikan Kewajiban Sholat

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Friday, 14 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Setiap tanggal 27 Rajab biasanya ummat Islam segera teringat peristiwa Isra Mi’raj yang dialami Nabi MuhammadShallallahu'alaihiWasallamlimabelas abad yang lalu. Memang, peristiwa diperjalankannya hamba Allah dari Masjid Al-Haram di Mekkah ke Masjid Al-Aqsho di Baitul Maqdis kemudian menembus tujuh lapis langit hingga berjumpa langsung dengan Allah SWT di Sidratul Muntaha merupakan sebuah kejadian menakjubkan dan penuh mukjizat. Apalagi sepulang dari perjalanan itu Nabi Shallallahu'alaihiWasallam membawa perintah Allah SWT agar dirinya dan ummat Islam menegakkan kewajiban sholat lima waktu sehari semalam. Inilah umumnya yang diingat oleh kita ummat Islam setiap kali memasuki bulan Rajab. 

Padahal persis tanggal 27 di bulan Rajab ada peristiwa bersejarah lainnya yang sepatutnya tidak dilupakan oleh ummat Islam. Yaitu pada tahun 1342 Hijriyyah alias 89 tahun yang lalu bila menggunakan hitungan kalender Hijriyyah. Bertepatan dengan 3 Maret tahun 1924 alias sekitar 86 tahun yang lalu bila menggunakan hitungan kalender Syamsiyyah. Pada tanggal tersebut seorang pengkhianat bernama Mustafa Kemal telah mengesahkan rancangan undang-undang pembubaran pemerintahan Islam bernama Khilafah Islamiyyah. Dan untuk selanjutnya Turki berubah menjadi sebuah negara sekuler modern yang mengekor sepenuhnya ke Eropa. Khilafah Islamiyyah yang diwakili oleh Kesultanan Ustmani Turki selama sekian abad sebenarnya telah mengalami dekadensi cukuplama. Sehingga dalam berbagai buku-buku Barat ia dujuluki sebagai the Sick Old Man.

Read more: Menolak Hukum Allah Dan Mengabaikan Kewajiban Sholat

Jika Bukan Ahlinya Yang Mengurus, Tunggulah Saat Kehancuran..!

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Friday, 14 September 2012 Written by Ihsan Tandjung


إِذَا ضُيِّعَتْ الْأَمَانَةُ فَانْتَظِرْ السَّاعَةَ

قَالَ كَيْفَ إِضَاعَتُهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ

قَالَ إِذَا أُسْنِدَ الْأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ

فَانْتَظِرْ السَّاعَةَ

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi." Ada seorang sahabat bertanya; 'bagaimana maksud amanat disia-siakan? ' Nabi menjawab; "Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu." (BUKHARI - 6015)

Sungguh benarlah ucapan Rasulullah sholallahu’alaihi wa sallam di atas. "Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi." Amanah yang paling pertama dan utama bagi manusia ialah amanah ketaatan kepada Allah, Pencipta, Pemilik, Pemelihara dan Penguasa alam semesta dengan segenap isinya. Manusia hadir ke muka bumi ini telah diserahkan amanah untuk berperan sebagai khalifah yang diwajibkan membangun dan memelihara kehidupan di dunia berdasarkan aturan dan hukum Yang Memberi Amanah, yaitu Allah subhaanahu wa ta’aala.

Read more: Jika Bukan Ahlinya Yang Mengurus, Tunggulah Saat Kehancuran..!

Kemiripan Politisi Sistem Jahiliyah Dengan Kaum Munafik

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Sunday, 16 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Islam merupakan ajaran yang komprehensif atau menyeluruh. Ajaran Allah سبحانه و تعالى ini mencakup segenap bidang kehidupan. Islam bukan ajaran yang hanya mengatur urusan peribadatan ritual semata. Ia merupakan ajaran yang meliputi aspek spiritual, intelektual dan operasional. Islam mencakup urusan dunia dan akhirat. Islam mencakup aspek aqidah, akhlak, ibadah dan mu’amalah. Islam menata kehidupan pribadi maupun sosial. Islam menata urusan ideologi, politik, ekonomi, sosial, pendidikan, budaya, militer, hukum dan pertahanan-keamanan. Dan segenap urusan tersebut bertumpu di atas fondasi keimanan yang kokoh, jelas dan tegas, yakni Tauhid atau kalimat لا إله إلا الله Tiada Ilah Selain Allah. Islam tidak rela ada satupun urusan dalam hidup yang tidak berlandaskan konsep aqidah tauhid. Sebab selain tauhid adalah syirik (mempersekutukan Allah سبحانه و تعالى ). Tauhid adalah al-haq (kebenaran). Sedangkan di dalam Islam selain kebenaran yang ada hanyalah kebatilan alias kesesatan.

فَمَاذَا بَعْدَ الْحَقِّ إِلاَّ الضَّلاَلُ

"...maka tidak ada sesudah al-haq (kebenaran) itu, melainkan kesesatan.” (QS. Yunus [10] : 32)

Read more: Kemiripan Politisi Sistem Jahiliyah Dengan Kaum Munafik

Shop