Pagi Beriman Sore Kafir, Sore Beriman Pagi Kafir

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Friday, 14 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Salah satu hadits yang menggambarkan era penuh fitnah di akhir zaman tampaknya sangat sesuai dengan kondisi dunia dewasa ini. Di dalamnya Rasulullahshollallahu ‘alaihi wa sallammenjelaskan bahwa pada masa itu sulit sekali menemukan orang yangistiqomah.

Yang ada ialah orang-orang yang di pagi hari masih beriman kemudian di waktu sore ia menjadi kafir. Demikian pula ada yang di waktu sore beriman namun keesokan hari di waktu pagi ia telah menjadi kafir.

بَادِرُوا فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ

يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا

وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنْ الدُّنْيَا

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bersegeralah beramal sebelum datangnya rangkaian fitnah seperti sepenggalan malam yang gelap gulita, seorang laki-laki di waktu pagi mukmin dan di waktu sore telah kafir, dan di waktu sore beriman dan pagi menjadi kafir, ia menjual agamanya dengan kesenangan dunia." (AHMAD - 8493)

Read more: Pagi Beriman Sore Kafir, Sore Beriman Pagi Kafir

Boleh Jadi Kiamat Sudah Dekat

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 30 March 2010 Written by Ihsan Tandjung

Rasulullah Muhammad shollallahu ’alaih wa sallamsedemikian kuatnya mengkondisikan ummatnya untuk menghayati betapa hari Kiamat telah dekat. Sehingga dalam suatu khutbah beliau digambarkan ibarat seorang komandan perang yang memperingatkan pasukannya agar selalu dalam keadaan full alert alias waspada siaga satu.

Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ’anhu: “Adalah Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bila menyampaikan khotbah mata beliau memerah, suara meninggi dan sangat marah, seakan-akan panglima perang yang sedang memperingatkan pasukannya dengan aba-aba: “Awas! Berjaga-jagalah kalian pada pagi hari dan petang harimu!” dan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Aku dan hari kiamat diutus (berdampingan) seperti ini.” Dan beliau menghimpun jari telunjuk dengan jari tengahnya.”(HR Muslim 4/359)

Read more: Boleh Jadi Kiamat Sudah Dekat

Republik Zina Menunggu Binasa

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Asri Supatmiati, S.Si

Oleh Asri Supatmiati, S.Si

Masih gadis sudah tidak perawan? Tak perlu mengernyitkan dahi. Saat ini perempuan belum menikah tapi sudah tidak virgin bukanlah barang langka. Survey terbaru yang dilakukan lembaga internasional DKT bekerja sama dengan Sutra and Fiesta Condoms mengungkap, remaja tak lepas dari seks bebas. Buktinya, 462 responden berusia 15 sampai 25 tahun semua mengaku pernah berhubungan seksual. Semua, 100 persen! Dan, mayoritas mereka melakukannya pertama kali saat usia 19 tahun. Survey dilakukan Mei 2011 di Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, dan Yogyakarta (Republika.co.id, 12/12/2011).

Selanjutnya, data yang diungkap lebih miris lagi. Yakni, sebanyak 88 persen hubungan seks dilakukan bersama pacar, 9 persen dengan sesama jenis (terutama wanita), dan 8 persen dengan PSK (untuk pria). Umumnya mereka melakukan zina di tempat kos (33 persen), hotel atau motel (28 persen), sementara rumah 24 persen. Lama pacaran mereka sebelum berhubungan seksual, rata-rata satu tahun.

Perzinaan agaknya sudah menjadi gaya hidup sebagian warga berhaluan liberal di Republik ini. Tepatnya, sejak kran liberalisasi di berbagai bidang dibuka, life style ala Barat yang sarat dengan gelagak syahwat turut menjadi penumpang gelap. Dilegalkan tidak, tapi merebak di mana-mana. Pornografi, pornoaksi, pelacuran, permesuman dan hiburan maksiat, begitu dekat, mengulik urat syahwat.

Read more: Republik Zina Menunggu Binasa

Ketika Bumi Bergoncang

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Monday, 17 September 2012 Written by Maryam S.

 

بِِِِسمِ اللّهِ الرَّحمَنِ الرَّحِيمِ

 

KETIKA BUMI BERGONCANG

 

Dewasa ini, gempa bumi bukan lagi tergolong sebagai bencana alam yang jarang terjadi seperti tsunami. Sejak akhir tahun 1990-an, gempa bumi mulai sering dirasakan oleh banyak orang di seluruh penjuru dunia. Bahkan, menurut situs www.earthquake.usgs.gov sebuah situs yang mencatat setiap gempa bumi yang terjadi di dunia, dalam rentang waktu satu minggu sejak tanggal 28 Mei hingga 3 Juni 2010, terjadi gempa bumi sebanyak 191 kali. Itu berarti, sekurang-kurangnya terjadi 27 gempa dalam satu hari! Allahu akbar! Bahkan bencana yang paling sering terjadi seperti banjir saja, tidak sampai 27 kali dalam sehari. Di Indonesia sendiri, terjadi 7 gempa dalam tujuh hari.

Read more: Ketika Bumi Bergoncang

Bahaya Faham Pluralisme Di Era Modern

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Thursday, 04 October 2012 Written by Ihsan Tandjung

Kondisi dunia dewasa ini sangat sesuai dengan gambaran Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم lima belas abad yang lalu:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْشِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِي جُحْرِ ضَبٍّلَاتَّبَعْتُمُوهُمْ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْ

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: "Sungguh, kalian benar-benar akan mengikuti tradisi/kebiasaan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga sekiranya mereka masuk ke dalam lubang biawak-pun kalian pasti akan mengikuti mereka." Kami bertanya; "Wahai Rasulullah, apakah mereka itu kaum Yahudi dan Nasrani?" Beliau menjawab: "Siapa lagi kalau bukan mereka." (MUSLIM - 4822)

Read more: Bahaya Faham Pluralisme Di Era Modern