Lebih Mengkhawatirkan Daripada Fitnah Ad-Dajjal

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Friday, 14 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Fitnah Ad-Dajjal merupakan fitnah paling dahsyat sepanjang zaman. Demikian pesan Nabi Muhammad saw di dalam sebuah hadits riwayat Imam Ath-Thabrany. “Allah tidak menurunkan ke muka bumi -sejak penciptaan Adam as hingga hari Kiamat- fitnah yang lebih dahsyat dari fitnah Dajjal.”Namun dalam hadits lainnya –menurut Nabi Muhammad saw- ternyata ada lagi hal yang lebih mengkhawatirkan bagi ummat Islam.

ذُكِرَ الدَّجَّالُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

فَقَالَ لَأَنَا لَفِتْنَةُ بَعْضِكُمْ أَخْوَفُ عِنْدِي مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ

وَلَنْ يَنْجُوَ أَحَدٌ مِمَّا قَبْلَهَا إِلَّا نَجَا مِنْهَا وَمَا صُنِعَتْ فِتْنَةٌ

مُنْذُ كَانَتْ الدُّنْيَا صَغِيرَةٌ وَلَا كَبِيرَةٌ إِلَّا لِفِتْنَةِ الدَّجَّالِ

Dajjal disebut-sebut didekat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam lalu beliau bersabda: "Sungguh fitnah sebagian dari kalian lebih aku takutkan dari fitnahnya Dajjal dan tidak ada seseorang dapat selamat dari badai fitnah sebelum fitnah Ad-Dajjal melainkan pasti selamat pula darinya (fitnah Dajjal) setelahnya. Dan tidak ada fitnah yang dibuat sejak adanya dunia ini –baik kecil ataupun besar- kecuali untuk (menjemput) fitnah Ad-Dajjal." (AHMAD - 22215)

Read more: Lebih Mengkhawatirkan Daripada Fitnah Ad-Dajjal

Potret Penguasa Lalai dan Gagal Menjamin Rasa Keadilan Umat Islam Indonesia

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Admin

Bentrok fisik kembali pecah antara masyarakat dengan jemaat Ahamdiyah. Kali ini terjadi sekitar pukul 10.30 Wib hari Ahad (6/2/2011), di kampong Pasir Peuteuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Ada 3 tewas dan sejumlah lainya luka-luka akibat bentrokan, dan dari beberapa sumber informasi yang bisa dipercaya pemicu bentrokan akibat adanya sikap dan pernyataan yang provokatif dari jemaat Ahmadiyah terhadap masyarakat setempat.

Kapolri Timur Pradopo menyatakan para penentang Ahmadiyah adalah warga setempat dan sementara Jemaat Ahmadiyah dibantu sekitar 15 orang yang disinyalir datang dari Bekasi (Republika, 7/2). Bahkan sebagian media memberitakan sekitar 20 orang lebih datang dari Jakarta dengan maskud mengamankan aset Ahmadiyah dan membela jemaat Ahmadiyah sampai titik darah penghabisan.

Read more: Potret Penguasa Lalai dan Gagal Menjamin Rasa Keadilan Umat Islam Indonesia

[Berita Dunia Islam] Berjilbab, Muslimah AS Ditolak Masuk ke Arena Skating Indoor

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Admin

Seorang wanita asal Windsor mengatakan dia diminta untuk melepas jilbabnya selama kunjungannya ke arena Ron-A-Roll skating indoor pekan ini.

Marisol Rodriguez Colon dan kakaknya berencana untuk menghadiri pesta ulang tahun keponakannya di Ron-A-Roll pada hari Ahad lalu. Tapi begitu di dalam, Rodriguez-Colon mengatakan, mereka dihentikan oleh petugas yang mengatakan mereka harus melepas jilbab mereka karena kebijakan manajemen melarang penggunaan penutup kepala.

Karyawan Ron-A-Roll, yang mengidentifikasi dirinya sebagai manajer, kepada Rodriguez-Colon mengatakan bahwa dirinya menawarkan dua opsi-melepas jilbab atau memakai helm di kepala mereka. Rodriguez-Colon mengatakan ia percaya kebijakan ini sangat diskriminatif.

Read more: [Berita Dunia Islam] Berjilbab, Muslimah AS Ditolak Masuk ke Arena Skating Indoor

Kenapa Kita Menganut Agama Islam? (Bagian 3-Tamat)

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Sunday, 16 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Setidaknya ada sepuluh alasan mengapa kita menganut agama Islam. Tiga alasan pertama sudah kita bahas pada tulisan sebelumnya Kenapa Kita Menganut Agama Islam? (bagian 1). Tiga alasan berikutnya telah kita bahas juga pada tulisan berjudul Kenapa Kita Menganut Agama Islam? (bagian 2).  Alasan-alasan sisanya ialah:

Ketujuh, kita menganut agama Islam karena tidak mau menjadi orang yang berdusta sesudah mengaku beriman. Kita sadar bahwa sekedar berikrar syahadatain tidak serta-merta memastikan diri menjadi seorang yang benar imannya. Bahkan berpeluang masuk ke dalam golongan kaum munafik. Wa na’udzubillaahi min dzaalika...!

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَوَلَقَدْ فَتَنَّا

الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS Al-Ankabut 2-3)

Read more: Kenapa Kita Menganut Agama Islam? (Bagian 3-Tamat)

Pejabat Publik Di Akhir Zaman

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Thursday, 13 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Hidup di babak keempat era Akhir Zaman dewasa ini kita jumpai realita penuh dengan fitnah. Nabi Muhammad saw mengatakan bahwa babak ini merupakan babak kepemimpinan Mulkan Jabriyyan (Para penguasa yang memaksakan kehendak sekaligus mengabaikan Kehendak Allah dan RasulNya). Bisa dikatakan ini merupakan the darkest ages of the Islamic history (era paling kelam dalam sejarah Ummat Islam). Hidup di babak ini memerlukan kesabaran yang berlipat ganda. Mengapa? Karena di masa ini kita terpaksa menyaksikkan begitu banyak kemungkaran dan kezaliman yang berlangsung di sekitar hidup kita. Sehingga dalam suatu kesempatan Nabi Muhammad saw memberikan sebuah peringatan yang dapat dibaca di dalam hadits berikut ini:

حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ

بَيْنَمَا نَحْنُ حَوْلَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ ذَكَرَ الْفِتْنَةَ

فَقَالَ إِذَا رَأَيْتُمْ النَّاسَ قَدْ مَرِجَتْ عُهُودُهُمْ وَخَفَّتْ أَمَانَاتُهُمْ

وَكَانُوا هَكَذَا وَشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ قَالَ فَقُمْتُ إِلَيْهِ فَقُلْتُ

كَيْفَ أَفْعَلُ عِنْدَ ذَلِكَ جَعَلَنِي اللَّهُ فِدَاكَ قَالَ الْزَمْ بَيْتَكَ

وَامْلِكْ عَلَيْكَ لِسَانَكَ وَخُذْ بِمَا تَعْرِفُ وَدَعْ مَا تُنْكِرُ

وَعَلَيْكَ بِأَمْرِ خَاصَّةِ نَفْسِكَ وَدَعْ عَنْكَ أَمْرَ الْعَامَّةِ

(ABUDAUD - 3780) : Telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Amru bin Al Ash ia berkata, "Saat kami berada di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau menyebutkan tentang fitnah. Beliau bersabda: "Jika kalian melihat manusia telah rusak janji-janji mereka dan telah luntur amanah mereka, sementara mereka begini -beliau menganyam antara jemarinya-," Abdullah berkata, "Aku lantas bangkit ke arah beliau seraya bertanya, "(Semoga Allah menjadikan aku sebagai tebusanmu) apa yang harus aku lakukan pada saat itu?" beliau menjawab: "Tetaplah engkau berdiam di dalam rumahmu, kuasailah lisanmu, ambilah (lakukan) apa saja yang kamu ketahui dan tinggalkan apa saja yang kamu pungkiri (tidak ketahui), urusilah perkaramu sendiri dan jauhilah urusan orang banyak."

Read more: Pejabat Publik Di Akhir Zaman