Tuhan Baru Itu Bernama "Maslahat Dakwah": Sebuah Taujih Dari Asy Syahid Sayyid Quthb

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by M Pizaro NT

Ikhwahfillah rahimakumullah, hidup ini adalah sebuah jalan dimana kita akan dihadapkan oleh banyaknya tantangan dan godaan terhadap tauhid kita. Manusia diciptakan dengan penuh kelalaian lagi kehinaan. Ia bersimpul dalam diri kita. Mengakar kuat dalam ulu hati. Manusia-manusia Rabbani yang menjadikan tauhid sebagai esensi dalam dirinya kemudian harus sadar bahwa hanya kepadaNyalah kelemahan itu akan tertutupi jika kita senantiasa berpegang kepada tali buhul yang tak akan putus, yakni tali tauhid untuk hanya mengamba di jalan Allahuta'la.

Ikhwahfilah rahimakumullah, Asy Syahid Sayyid Quthb pernah menggariskan, bahwa dakwah pasti akan mengalami benturan, dimana kekuatan Al Haqq akan berkonfrontasi dengan Al Bathil. Di sini, Islam tidak bisa mengambil jalan damai, meletakkan Kebenaran untuk berkompromi dg kebathilan. Memadukan thesa dan anthithesa antara Islam dengan kejahiliyahan. Simpul-simpul Rabbani itu justru akan menguat seiring Islam lebih memilih untuk tunduk di jalan Kemuliaan, dan mengacuhkan nikmat hina-dina itu.

 

Fitnah kemenangan akhir zaman inilah yang mesti betul-betul diwaspadai oleh aktifis dakwah. Ia sesuai dengan bagaimana Rasulullah SAW bersabda,

“Sesungguhnya di kalangan kamu nanti akan tertanam kemauan besar kedudukan (politik) dalam kerajaan. Sesungguhnya yang demikian itu akan menjadikan kamu menyesal dan susah pada Hari Kiamat; Sebaik-baik ibu adalah yang mau menyusui anak (artinya sebaik-baik pemimpin adalah yang memperhatikan kepentingan rakyat), dan seburuk-buruk ibu adalah ibu yang tidak mau menyusui anaknya (artinya seburuk-buruk pemimpin adalah pemimpin yang tidak memerhatikan kepentingan rakyat). (Riwayat Bukhari dan Nasa’i).

Read more: Tuhan Baru Itu Bernama "Maslahat Dakwah": Sebuah Taujih Dari Asy Syahid Sayyid Quthb

Misteri Valentine's Day (4): Mitos-mitos Seputar Valentine

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Admin

Seluruh perayaan terkait paganisme dipenuhi berbagai mitos dan legenda. Demikian pula dengan Valentine’s Day yang juga dipenuhi berbagai mitos dan kepercayaan yang bahkan sama sekali tidak masuk akal. Apa saja mitos seputar Valentine’s Day? Inilah di antaranya:

Read more: Misteri Valentine's Day (4): Mitos-mitos Seputar Valentine

[Berita] Kebakaran di Tanah Jajahan

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Admin

Kebakaran Hebat di Penjara Damona 

[ 03/12/2010 - 03:26 ]

Nablus – Infopalestina: Kebakaran hebat terjadi kemarin siang di gunun Carmel dekat dengan kota Haifa, dimana terdapat penjara Damona yang menahan para tawanan Palestina baik laki-laki maupun wanita, selain ada sejumlah tawanan criminal Zionis.

Berdasarkan informasi dari sejumlah organisasi internasional menyebutkan, stau khusus kepolisin Zionis dan pengelola penjara serta pasukan Nakhson Israel telah mengevakuasi para tawanan laki-laki maupun perempuan penjara lain.

Sementara itu, para petugas kebakaran berupaya mengevakuasi warga di wilayah Asvia dan Bet Oron dari TKP. Demikian juga dengan 15 tawanan wanita Palestina. Penjara Damona sendiri terletak di tengah-tengah hutan pinus yang ada di sekililingnya.

Read more: [Berita] Kebakaran di Tanah Jajahan

[Berita Akhir Zaman] Perempuan Spanyol, Sang 'Pemilik' Matahari

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Admin

Liputan6.com, Madrid: Setelah miliaran tahun, akhirnya Matahari ada pemiliknya. Seorang perempuan dari wilayah lembah di Spanyol, Galicia, Jumat (26/11) mengatakan telah mendaftarkan bintang itu di notaris setempat sebagai harta bendanya.

Angeles Duran (49) mengatakan kepada harian El Mundo, edisi "daring" (dalam jaringan), bahwa ia melakukan tindakan tersebut pada September, setelah ia membaca mengenai seorang pria Amerika yang telah mendaftarkan dirinya sebagai pemilik Bulan dan sebagian besar planet di Galaksi Bimasakti.

"Memang ada kesepakatan internasional yang menyatakan tak ada negara yang bisa mengklaim kepemilikan atas satu planet atau bintang pun. Tapi kesepakatan itu tak menyebut-nyebut mengenai perorangan," kata Angeles Duran.



"Tak ada penghalang, saya mendukung klaim saya secara hukum, saya tidak bodoh, saya tahu hukum. Saya melakukan itu tapi orang lain juga dapat melakukannya, itu cuma berlaku buat aku sebagai yang pertama," tegasnya.

Dokumen yang dikeluarkan oleh kantor notaris tersebut menyatakan Angeles Duran sebagai "pemilik Matahari, satu bintang jenis G2, yang berada di pusat Sistem Tata Surya, dan dari Bumi berada dalam jarak sekitar 149.600.000 kilometer.

Angeles Duran, yang tinggal di kota kecil Salvaterra do Mino, mengatakan ia sekarang ingin memberlakukan biaya buat siapa saja yang menggunakan Matahari dan memberi separuh dari hasilnya kepada pemerintah Spanyol serta 20 persen untuk dana pensiun di negeri itu.

"Sudah tiba waktunya untuk mulai melakukan tindakan dengan cara yang benar, jika ada gagasan untuk memperoleh penghasilan dan meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat, mengapa kita tak melakukannya?" ujarnya. [liputan6.com]

 

Kenapa Kita Menganut Agama Islam? (Bagian 2)

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Sunday, 16 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Setidaknya ada sepuluh alasan mengapa kita menganut agama Islam. Tiga alasan pertama sudah kita bahas pada tulisan sebelumnya, Kenapa Kita Menganut Agama Islam? (Bagian 1). Alasan-alasan selanjutnya ialah:

Keempat, kita menganut agama Islam karena ingin mati sebagai muslim yaitu sebagai orang yang berserah diri kepada Allah سبحانه و تعالى . Kita tidak mau mati sebagai seorang yang kafir kepada Allah سبحانه و تعالى. Demikian pula, kita tidak ingin mati sebagai orang yang berpura-pura atau bermain-main menjadi seorang yang beriman alias menjadi seperti kaum munafik. Begitu pula, kita tidak mau mati dalam keadaan sebagai seorang yang murtad. Mengapa? Karena Allah سبحانه و تعالىmenyuruh kita untuk tidak mati kecuali dalam keadaan sebagai seorang muslim.

 
 
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS Ali Imran 102)
 

Orang yang mati dalam keadaan beragama Islam akan mendapat keselamatan dan kebahagiaan hakiki dan abadi di akhirat kelak dengan dimasukkan Allah سبحانه و تعالىke dalam jannah-Nya (surga-Nya). Sedangkan orang yang mati dalam keadaan selain beragama Islam pasti celaka di akhirat, karena Allah سبحانه و تعالىbakal memasukkan dirinya ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Semua orang yang mati dalam keadaan kafir, munafik atau murtad berarti mati tidak dalam keadaan beragama Islam. Ia bakal hidup dalam kesengsaraan hakiki dan abadi di dalam azab Allah tersebut. Wa na’udzubillaahi min dzaalika...