Lima Pentolan Thaghut: (5) Yang Diibadati Selain Allah Dan Dia Rela Dengan Peribadatan Itu

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Sunday, 16 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

 Tauhid terdiri atas dua sisi yang mesti hadir secara simultan. Di satu sisi ada keharusan untuk memfokuskan ibadah (pengabdian/penghambaan) kepada Allah سبحانه و تعالى semata, dan di lain sisi ada keharusan untuk menjauhi dan mengingkari segala bentuk thaghut. Ada kewajiban ber-wala (menyerahkan kesetiaan/loyalitas) kepada Allah سبحانه و تعالى dan ada kewajiban untuk ber-baro (melepaskan diri/disasiosiasi) dari segala macam dan bentuk thaghut. Inilah pesan abadi para utusan Allah سبحانه و تعالى sepanjang zaman.

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus seorang Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan ): “Sembahlah Allah (saja) dan jauhilah Thaghut itu,” (QS An-Nahl 36)

Tidak sah iman seorang muslim bila ia hanya sibuk menghamba kepada Allah سبحانه و تعالى namun ia tidak bersedia menjauhi dan mengingkari thaghut. Bagaimana mungkin seorang yang mengaku muslim dikatakan ber-tauhid bilamana di satu sisi ia beribadah kepada Allah سبحانه و تعالىnamun di lain sisi ia mendekat bahkan bekerjasama dengan thaghut? Tidak sah imannya! Bukan tidak sempurna imannya, tetapi tidak sah. Mengapa? Karena ibarat coin yang memiliki dua muka, tidak dapat dikatakan coin jika hanya terdiri dari satu muka saja. Demikian pula dengan iman tauhid seorang muslim. Tidak disebut tauhid jika hanya mengandung ibadah kepada Allah سبحانه و تعالى sedangkan menjauhi dan mengingkari thaghut tidak ada. Hadirnya tauhid di dalam diri seseorang ialah ketika ia beribadah kepada Allah سبحانه و تعالى seraya menjauhi serta mengingkari berbagai jenis thaghut. Sehingga Allah سبحانه و تعالى berfirman:

 

فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ

بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat  (La ilaha illa Allah) yang tidak akan putus.” (QS Al-Baqarah 256)

Read more: Lima Pentolan Thaghut: (5) Yang Diibadati Selain Allah Dan Dia Rela Dengan Peribadatan Itu

Ada Apa Dengan Olimpiade 2012?

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Panitia Olimpiade London baru saja memperkenalkan maskot untuk perhelatan di 2012. Mau tahu?

Mereka memberikan nama Wenlock dan Mandeville kepada dua karakter yang menjadi representasi festival olahraga dunia empat tahunan di London. Berbeda dengan yang sudah-sudah dimana maskot sebuah kejuaraan biasanya diambil dari salah satu spesies binatang khas negara tuan rumah, kali ini panitia membuat terobosan dengan mencari figur berbeda.

Wenlock dan Mandeville digambarkan dalam bentuk futuristik. Keduanya adalah makhlukbermata satu dengan lampu kuning menyala di atas kepalanya.

Read more: Ada Apa Dengan Olimpiade 2012?

[Berita] Pengemis Terkaya

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Admin

 

Pengemis Terkaya Di Indonesia, Pengemis kok Mampu Beli Mobil?

Bos Pengemis Tinggal Nikmati Hidup

Cak To, begitu dia biasa dipanggil. Besar di keluarga pengemis, berkarir sebagai pengemis, dan sekarang jadi bos puluhan pengemis di Surabaya. Dari jalur minta-minta itu, dia sekarang punya dua sepeda motor, sebuah mobil gagah, dan empat rumah. Berikut kisah hidupnya.

 

Cak To tak mau nama aslinya dipublikasikan. Dia juga tak mau wajahnya terlihat ketika difoto untuk harian ini. Tapi, Cak To mau bercerita cukup banyak tentang hidup dan ”karir”-nya. Dari anak pasangan pengemis yang ikut mengemis, hingga sekarang menjadi bos bagi sekitar 54 pengemis di Surabaya.

Setelah puluhan tahun mengemis, Cak To sekarang memang bisa lebih menikmati hidup. Sejak 2000, dia tak perlu lagi meminta-minta di jalanan atau perumahan. Cukup mengelola 54 anak buahnya, uang mengalir teratur ke kantong.

Sekarang, setiap hari, dia mengaku mendapatkan pemasukan bersih Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Berarti, dalam sebulan, dia punya pendapatan Rp 6 juta hingga Rp 9 juta.

Read more: [Berita] Pengemis Terkaya

FILM “?”: APA MAUNYA? - Catatan Kritis Seorang Muslim

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Dr. Adian Husaini
Catatan Akhir Pekan ke-306
Oleh: Dr. Adian Husaini
(Ketua Program Studi Pendidikan Islam—
Program Pasca Sarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor)

“Soal akidah, di antara Tauhid Mengesakan Allah, sekali-kali tidaklah dapat dikompromikan atau dicampur-adukkan dengan syirik. Tauhid kalau telah didamaikan dengan syirik, artinya ialah kemenangan syirik.”  (Prof. Hamka, dalam Tafsir al-Azhar).

Adakah Pemersatu Selain Allah?

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Saturday, 15 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Bagi seorang Muslim urusan kedekatan antara dirinya dengan orang lain sangat terkait dengan seberapa dekatnya diri si Muslim dan orang lain tersebut kepada Allah سبحانه و تعالى . Bila kedua-duanya dekat dengan Allah سبحانه و تعالى niscaya kedua-duanya juga akan saling mendekat satu sama lain. Namun jika kedua-duanya atau salah satunya jauh dari Allah سبحانه و تعالىmaka jangan harap antara keduanya akan ada kedekatan.Kalaupun mereka terlihat dekat secara fisik, namun sejatinya mereka berjauhan secara batin. Mengapa demikian? Sebab di dalam Islam Zat Pemersatu antara seorang manusia dengan manusia lainnya hanyalah Allah سبحانه و تعالى .

وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ لَوْ أَنْفَقْتَ مَا فِي الأرْضِ جَمِيعًا

مَا أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ إِنَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

“... dan (Allah سبحانه و تعالى ) Dia-lah Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS Al-Anfaal 63)

 

Read more: Adakah Pemersatu Selain Allah?