FILM “?”: APA MAUNYA? - Catatan Kritis Seorang Muslim

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Dr. Adian Husaini
Catatan Akhir Pekan ke-306
Oleh: Dr. Adian Husaini
(Ketua Program Studi Pendidikan Islam—
Program Pasca Sarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor)

“Soal akidah, di antara Tauhid Mengesakan Allah, sekali-kali tidaklah dapat dikompromikan atau dicampur-adukkan dengan syirik. Tauhid kalau telah didamaikan dengan syirik, artinya ialah kemenangan syirik.”  (Prof. Hamka, dalam Tafsir al-Azhar).

Falsafah Ratu Setan: Kebebasan Tanpa Keterikatan

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Sunday, 16 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Intisari ajaran Islam ialah kalimat Tauhid لا إله إلا الله . Kalimat ini berlandaskan kepada dua rukun: kalimat an-nafyu (penafian) dan kalimat al-itsbat (peneguhan). Ibnul Qayyim berkata: “Penafian total bukan merupakan tauhid, demikian pula peneguhan semata tanpa penafian. Maka bukanlah tauhid kecuali jika ia mengandung penafian dan peneguhan sekaligus; itulah hakikat tauhid.”

 
Penafian yang dimaksud di sini ialah menafikan atau mengingkari segala jenis ilah atau sembahan, sedangkan peneguhan yang dimaksud ialah meneguhkan atau mengokohkan bahwa hanya Allah sajalah satu-satunya ilah yang benar. Semua ilah selain Allah dinafikan sebab selain Allah hanyalah merupakan ilah-ilah gadungan.  Allah سبحانه و تعالى berfirman:
 
أَإِلَهٌ مَعَ اللَّهِ قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
“Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)?. Katakanlah: "Unjukkanlah bukti kebenaranmu, jika kamu memang orang-orang yang benar". (QS An_naml 64)
 
Barangsiapa memenuhi sisi peneguhan (itsbat) saja tanpa memenuhi sisi penafian (nafyu), maka dia bukanlah seorang mukmin. Demikian pula sebaliknya, siapa yang menetapi sisi penafian saja dan mengabaikan sisi peneguhan, maka dia bukan seorang mukmin. Tidaklah seseorang disebut mukmin sejati kecuali dia memenuhi kedua rukun tersebut secara bersamaan; yakni memenuhi rukun itsbat dan nafyu (secara bersamaan) baik dalam segi i’tiqad (keyakinan), perkataan dan perbuatan, yang zhahir maupun yang batin.

Read more: Falsafah Ratu Setan: Kebebasan Tanpa Keterikatan

Hubungan Antara Perilaku Manusia Dengan Gerak Alam

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Friday, 14 September 2012 Written by Ihsan Tandjung

Setiap kali ada bencana alam seorang mukmin segera melakukan introspeksi. Apakah gerangan dosa yang telah dilakukannya? Hal ini ia lakukan karena ia sangat yakin bahwa gerak alam sangat terkait dengan perilaku manusia yang menghuni wilayah tersebut. Dan memang demikianlah Allah menjelaskan di dalam KitabNya, Al-Qur’anul Karim. 

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا

لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ

وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS Al-A’raf 96)

Read more: Hubungan Antara Perilaku Manusia Dengan Gerak Alam

Tanda-Tanda Kecil Kiamat : Berbangga-Bangga Dengan Masjid

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Friday, 14 September 2012 Written by Imam S

Berlomba-Lomba Menghias Masjid Dan Berbangga-bangga karenanya

Oleh: Imam S.

Pernahkah anda mendatangi masjid yang megah dan indah bangunannya? Saya yakin pernah. Karena zaman sekarang ini sangat banyak sekali masjid yang seperti itu. Pernahkah anda berfikir, adakah manfaatnya? Perlukah membangun masjid semegah dan seindah itu?

Read more: Tanda-Tanda Kecil Kiamat : Berbangga-Bangga Dengan Masjid

[Berita] Pengemis Terkaya

Category: Tanda-Tanda Kecil Kiamat Published: Tuesday, 18 September 2012 Written by Admin

 

Pengemis Terkaya Di Indonesia, Pengemis kok Mampu Beli Mobil?

Bos Pengemis Tinggal Nikmati Hidup

Cak To, begitu dia biasa dipanggil. Besar di keluarga pengemis, berkarir sebagai pengemis, dan sekarang jadi bos puluhan pengemis di Surabaya. Dari jalur minta-minta itu, dia sekarang punya dua sepeda motor, sebuah mobil gagah, dan empat rumah. Berikut kisah hidupnya.

 

Cak To tak mau nama aslinya dipublikasikan. Dia juga tak mau wajahnya terlihat ketika difoto untuk harian ini. Tapi, Cak To mau bercerita cukup banyak tentang hidup dan ”karir”-nya. Dari anak pasangan pengemis yang ikut mengemis, hingga sekarang menjadi bos bagi sekitar 54 pengemis di Surabaya.

Setelah puluhan tahun mengemis, Cak To sekarang memang bisa lebih menikmati hidup. Sejak 2000, dia tak perlu lagi meminta-minta di jalanan atau perumahan. Cukup mengelola 54 anak buahnya, uang mengalir teratur ke kantong.

Sekarang, setiap hari, dia mengaku mendapatkan pemasukan bersih Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Berarti, dalam sebulan, dia punya pendapatan Rp 6 juta hingga Rp 9 juta.

Read more: [Berita] Pengemis Terkaya