Ramadhan Kali Ini-Rencanakanlah [2]

Category: Benteng Terakhir Published: Monday, 17 September 2012 Print Email


Ramadhan Kali Ini-Rencanakanlah [2]

 

Bagi anak-anak yang sudah remaja, maka program yang kami sebut dengan ”muhasabah berhadiah” dapat menjadi alternatif. Muhasabah secara harfiah berarti ”menghitung diri”. Di sini maksudnya adalah sebuah catatan evaluasi harian akan aktivitas selama sebulan.

Misalnya: shaum ramadhan, shalat tarawih, sholat sunnah, tilawah dan lain-lain. Setiap aktivitas dibuatkan target minimalnya atau maksimalnya, kemudian dihitung pencapaiannya dalam 1 bulan. Keseluruhan muhasabah tersebut dievaluasi di akhir Ramadhan kemudian diberi hadiah sesuai kesepakatan. Bagi remaja masih banyak lagi program Ramadhan yang secara kreatif diselenggarakan oleh berbagai pihak. Hanya saja kami menganjurkan agar program muhasabah ini tetap diadakan di rumah guna mengikat hati si remaja dengan keluarganya.

Yang dapat direncanakan juga di bulan suci penuh berkah ini adalah buka puasa bersama dengan keluarga besar. Misalnya dari pihak ayah 1 kali dan pihak ibu satu kali. Fungsinya untuk mendekatkan dengan keluarga besar. Lebih bagus lagi jika di tambah dengan siraman rohani. Sesuaikanlah dengan usia mayoritas anggota keluarga besar, misalnya jika mayoritas remaja maka pilih penceramah yang mengerti remaja dan seterusnya.

Kemudian yang terakhir yang tak kalah penting, kalau tidak bisa dikatakan yang paling penting bagi anda sendiri adalah program atau rencana bagi diri sendiri. Merencanakan untuk diri sendiri kadang paling sulit. Terutama bagi kaum ibu yang terbiasa mendahulukan keluarga, suami dan anak. Tidak, jangan begitu. Dalam hal ini tak sepantasnya anda hanya memikirkan orang lain. Ini masalah peningkatan diri sebagai muslimah yang lebih bertaqwa, sebagai manusia yang lebih baik lagi derajatnya dari sebelumnya, ini tentang kemajuan diri yang sebenarnya.

Mendahulukan meningkatkan diri kita demi memberikan yang terbaik bagi keluarga merupakan hadiah terindah bagi mereka. Sebab, ketika kita -sebagai pendingin keluarga, sebagai pengasuh rumah dan seisinya, sebagai pendidik dan penawar anggota keluarga di saat gentingnya- maka kita sangat amat perlu tampil prima pada saat-saat amat dibutuhkan. Apalagi yang dapat membuat kita mampu menghadapi ujian berat dunia ini selain taqwa yang tinggi, hati yang sabar dan wajah yang hanya menghadap ke Allah SWT. Buatlah target-target pencapaian pribadi, sesuaikan antara kemauan dan kemampuan. Kemampuan di sini termasuk menghitung kesempatan yang ada dengan mempedulikan kesibukan dan kewajiban-kewajiban yang ada. Tapi sebenarnya, kunci program diri yang terbaik adalah pada perenungan pribadi. Buatlah jadwal aktivitas harian yang mungkinkan anda bangun tengah malam untuk munjt kepada Allah SWT.

Momen Ramadhan dengan suasana syahdu dan sucinya amat cocok untuk merenung yang dalam, mohon ampunan Dzat Yang Maha Pengampun, mohon petunjuk Dzat Yang Maha Memberi Petunjuk. Mulailah dengan Memuji dan Membesarkan Allah, kemudian memohon ampunan kepadaNya, lanjutkan dengan mengingat dan menyampaikan shalawat kepada Nabi Junjungan kita Muhammad Saw. Kemudian, apapun kesulitan sesaat yang sedang anda hadapi, apapun kekhawatiran sekecil apapun, adukanlah ke Allah. Setelah puas dengan segala permohonan pribadi, lanjutkan dengan mendoakan orang-orang yang kita cintai dst.

Targetkanlah bahwa sebulan penuh di Ramadhan ini anda bangun setiap malam untuk bermunajat kepada Allah SWT. Meskipun anda berhalangan karena haid, tidak mengapa anda tetap bangun untuk beristighfar, bershalawat dan berdoa. Jika satu program ini saja anda berhasil menjalankannya, maka Insya Allah hidup anda selanjutnya akan berubah total. Karena sesungguhnya, orang yang bergerak mencari Allah selangkah, maka Allah akan Menemuinya dengan langkah yang lebih banyak dan lebih cepat. Masih banyak program lain untuk anda, misalnya bertekad memperbaiki bacaan Tajwid AlQur’an anda, atau bertekad mempelajari toipik-tpopik tertentu seara mendalam, misalnya tentang kiamat da lain sebagainya. Momennya sangat tepat, suasananya Insya Allah akan mendukung, maka selanjutnya terserah anda. Wallahu’alam. (SAN 072010)

 
Hits: 268